Saturday, May 19, 2012

Sheila on 7 - 16th Anniversary Concert






sheila on 7' 16th anniversary - 3on3 concert
Grand Pacific, Yogyakarta
Indonesia

Moin moin!
Last night was soooo awesome! Jumat, 18 Mei 2012, saya beruntung bisa menyaksikan (dan kedapatan tiket, tentunya) konser Sheila on 7 selama 3 jam!

Seneng loh rasanya bisa nonton konser suatu band yang udah ada sejak kita kecil, dan masih eksis sampai kita berusia cukup dewasa (ya untuk saya, sekarang 19 tahun) dan big enough to watch a concert. Begitu juga dengan Sheila on 7 (So7) yang saya kenal lagu-lagunya sejak saya masih SD, sekitar 13 tahun yang lalu - dan akhirnya menjadi salah satu band favorit saya karena saking sering ayah saya memutar kaset-nya sepanjang perjalanan, entah itu perjalanan singkat dari rumah ke plasa senayan, ataupun perjalanan panjang dari Jakarta ke Jogja. 

Pertamakali saya saksikan mereka secara live adalah waktu acara tahunan sekolah saya, yaitu Maharashtar. Kebetulan kami mengundang So7 sebagai salah satu guest star. 
Senang luar biasa loh rasanya bisa menyaksikan band yang saya idolakan sejak kecil dan masih ada hingga saya berusia 17 tahun (waktu itu), dan tambah lebih senang lagi akhirnya kemarin saya bisa kembali menyaksikan di konser 16 tahun So7 semalam. 
Benar-benar puas menyaksikan mereka selama 3 jam.

memang benar ya, lagu-lagu lawas itu lebih everlasting ketimbang lagu-lagu masa kini yang hanya sesaat booming setelah itu hilang entah kemana. Dan sangat disayangkan band-band masa kini hampir tidak ada yang bisa membuat lagu-lagu sederhana namun everlasting dan tak lekang oleh waktu, seperti So7 ini! 

Sukses selalu untuk Sheila on 7, semoga seperti kata Om Duta semalam: semoga 16 tahun lagi masih bisa menikmati malam seperti semalam. hihihi. Ohya, dan semoga musisi-musisi muda jaman sekarang bisa lebih terinspirasi untuk menciptakan musik yang abadi, bermutu dan berkualitas, bukan sekedar gabungan nada yang asal jadi dan asal bisa didengar, kemudian laku jutaan kopi di pasaran namun hanya terdengar sekitar 3 bulan saja. Cheers!








Monday, May 7, 2012

"draw what you see and write what you know"

....begitulah kira-kira sebuah kalimat yang pernah saya baca dalam salah satu koleksi novel saya (yang kebetulan saya lupa, which one?) yang jelas, kata-kata itu bukan 100% ide dari saya. entah bisa disebut sebagai Paraphrasing atau tidak, karena saya tidak menyebutkan sumbernya, namun yang jelas saya nyatakan disini bahwa kalimat tersebut saya kutip dari sebuah buku yang sayangnya saya lupa sama sekali judul dan pengarangnya. 
Namun mengapa saya bisa sedemikian hafalnya dengan kalimat tersebut? 

Ya, saya kembali merasa bahwa time flies dengan sangat cepatnya dan bahkan tanpa kita sadari. Benar-benar nggak kerasa kalau semester 2 pun sudah hampir berakhir. Setelah itu saya jadi mahasiswa tahun kedua. masuk semester 3. punya adik angkatan. dan sebagainya dan sebagainya. ya, intinya akan semakin banyak kegiatan dan pastinya akan semakin banyak tanggung jawab yang harus dikerjakan. 
Pertanyaan standar. How's life? hmmm, Life is pretty good so far. Tidak begitu banyak perubahan signifikan. Mungkin kulit tambah gosong mengingat matahari Jogja yang sangat aduhai panasnya di siang hari, lalu rambut yang tambah panjang karena tak kunjung dipangkas. oke oke mungkin simbah-simbah di pasar Kranggan juga tahu. atau bisa juga tidak (dan pastinya tidak, oke cukup). Tapi semangat kuliah sedang drop se drop-dropnya. 

Entah mengapa, saya merasa di semester 2 ini jadwal kuliah jadi lebih random. Ada satu hari dimana kelas saya dimulai pukul 15.00 - dan itu benar-benar meretakkan semangat kuliah. Bukan hanya retak bahkan. Kalau semangat itu diibaratkan sebagai kaleng, mungkin kaleng itu sudah penyok - atau bahkan sudah rata dengan tanah. Ya karena jadwal super aneh itulah mungkin membuat 'hawa' kuliah di semester 2 ini jadi lebih malesin - kalau saya biasa bilang.

oke apa hubungannya dengan menulis? Ya, jadi selain malesin, di semester 2 ini juga lebih sering mendapat tugas. Dan sebagai mahasiswa di jurusan Antropologi, hampir dapat dipastikan bahwa tugas adalah Tulisan. Paper ini paper itu, review ini review itu, artikel ini artikel itu, dan sebagainya dan sebagainya. Disinilah memang kemampuan menulis seseorang diuji.

Dulu waktu SD (kira-kira sampai kelas 3), saya percaya bahwa menulis itu merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Bahwa hanya anak-anak cerdas berbakat yang bisa menulis dan saya - sebagai satu dari sekian banyak golongan anak tidak berbakat menulis - hanya bisa gigit jari dan terkagum-kagum melihat beberapa teman yang tergolong 'anak cerdas' menulis cerita tentang liburan ke puncak atau piknik ke Kebun Raya Bogor dengan indahnya. Namun justru karena itu saya jadi sering latihan menulis, membuat tulisan yang bahkan tidak jelas arti dan maksudnya. Lebih parah, terkadang kalimat satu dan kalimat dua bisa berbeda jauh sehingga kalau dibaca kira-kira seperti ini: "suatu siang, Ani membeli es krim. Sepatu Ani yang berwarna merah itu hadiah dari Ibu". yaaa mungkin nggak gini-gini amat, tapi intinya ya nggak nyambung! Tapi terus saya menulis terus terus terus sehingga akhirnya saya sempat memenangkan lomba menulis ilmiah waktu SMP kelas 2, walaupun hanya lomba antar kelas saja.

Sejak itu saya percaya bahwa menulis itu bukanlah sebuah anugerah dari Tuhan kepada anak-anak cerdas berbakat. Menulis itu kemampuan yang ada dalam diri SETIAP manusia dengan catatan: mereka sadar mereka punya kemampuan itu dan mau mencoba menulis setiap hari. Mau mencoba mengasah kemampuan menulis, menuangkan pikiran kritis dalam kepala dan ucapan kedalam untaian kata-kata yang seharmonis mungkin sehingga terkumpul menjadi kalimat-kalimat yang akhirnya membentuk sebuah paragraf. Dari paragraf kemudian menjadi sebuah artikel (atau mungkin cerita). Sukur-sukur cukup panjang dan layar untuk dijadikan sebuah buku.

Dimulai dari menulis yang kamu tahu. Menulis apapun, entah cerita fiksi, atau cerita tentang pengalaman atau kejadian yang dialami sehari-hari. Apapun itu, tulislah. Karena dengan menulis kita - secara tidak kita sadari - belajar untuk menyampaikan sesuatu dalam pikiran kita kedalam bentuk tulisan, which is NOT easy. Tidak mudah lho, untuk menyampaikan pikiran kita kedalam tulisan, karena pasti ada yang terlewat atau tidak terumuskan dengan baik. 

Dan saya juga bukanlah seseorang yang ahli dalam menulis. Saya masih belajar untuk menulis dan mencoba untuk lebih sering lagi menulis. menulis menulis menulis dan menulis. Ayo kita semua mulai mengasah kemampuan kita untuk menulis, karena pada dasarnya kita semua punya kemampuan itu. Hanya tidak semua orang cukup menyadari hal tersebut dan mengasahnya. Selamat menulis kawan!

(Tulisan ini dibuat dalam rangka selingan disaat sedang mengerjakan tugas menulis proposal penelitian)

Monday, April 23, 2012

Sky

"the sun is up, the sky is blue, it's beautiful and so are you" - dear prudence, the Beatles
Sunday, April 22, 2012

FOODPOD











Pizza Marzano, Kemang, Jakarta Selatan - Indonesia

Currently addicted to Pudding Camera. taken by: iTouch
Monday, April 16, 2012

Random Post

People who are afraid of color are afraid of Life -Jonathan Adler




Bener-bener nggak kerasa sekarang udah di akhir masa-masa Ujian Tengah Semester. Itu berarti tandanya perjalanan saya di semester 2 ini tinggal separuh. And yes, lagi-lagi phrase ini yang akan diucapkan: Time really does fly........ classic.


Sebuah frase klasik yang selalu diucapkan banyak orang. 'cepet banget yaaaa....' atau 'wah nggak kerasa bentar lagi.....' atau 'perasaan kemaren baru masuk, tau-tau udah mau lulus aja yaaa' 
Tapi, tidak jarang orang-orang mengeluh soal waktu yang nggak cukup banyak buat menyelesaikan segala hal yang harus diselesaikan dan betapa terkadang waktu berjalan sangat lambat.


Beberapa waktu lalu saya memang sedang hectic-hecticnya dengan tugas, dimana setiap dosen selalu dengan cantiknya memberi tugas, dan selalu rajin memberi tugas bahkan tidak pernah lupa dengan that T-word. Saya sempat pusing tujuh keliling, dan benar-benar keliling rumah sampai tujuh kali #abaikan baru akhirnya sadar. Dan saya sempat galau, galau banget mau ngerjain yang mana dulu. Pokoknya begitu banyak, sempat stress pusing mengeluh dan lain lain dan lain lain. 
Sempat terpikir buat nggak ngerjain dan numpuk minggu depan, tapi karena sejak kecil saya terbiasa untuk selalu mengerjakan dan menyelesaikan sesuai dengan deadline. Perkara nggak jadi di kumpul, yang penting sebelum hari H sudah rampung semuanya. Karena prinsip saya, menunda itu hanya menabung tugas, karena pasti minggu depannya akan ada lagi yang baru, dan seterusnya dan seterusnya. 
Tapi saya juga gondok sendiri sih karena ternyata dari begitu banyak tugas yang saya kerjakan dengan tenaga ekstra, tau-tau kelasnya kosong dan dosennya nggak pesan untuk dikumpul. Semacam agak useless dan Dafuq kalau kata 9gag.


Oke sebetulnya nggak nyambung sih antara kutipan dari Jonathan Adler, Frase waktu cepat berlalu, dan pengalaman pribadi saya beberapa waktu lalu soal bagaimana tugas itu banyak sekali. 


Tapi kalau mau coba disambung-sambungkan, mari kita coba paksakan! People who are afraid of color are afraid of life. Orang yang takut akan 'warna' berarti takut akan hidup. Dan warna yang dimaksud, kalau menurut tafsiran saya, berarti dinamika kehidupan! segala sesuatu yang kita alami, yang kita hadapi, dan yang harus kita lakukan. Let's face it, hidup memang tidak semudah Afika makan oreo (maksudnya apa juga saya nggak tau #abaikan). Hehehe maksudnya, semakin kita dewasa, hidup itu ya sudah tidak semudah waktu kita masih kecil dulu. Semakin banyak tantangannya. Tapi tantangan itu kan bagian dari dinamika kehidupan, which is bisa kita katakan sebagai 'warna'. Jadi, kalau kita takut akan 'warna' tersebut, ya berarti kita takut akan kehidupan. Lalu buat apa hidup kalau kita takut? 


Oke lantas apa hubungannya dengan time really does fly? Well, kalau menurut saya, orang-orang yang merasa bahwa waktu itu cepat berlalu berarti dia sangat enjoy dengan apa yang dia lakukan. Saking enjoy-nya sampai nggak kerasa kalau tau-tau itu semua udah selesai. As for my personal experience, sebenernya sih saya cuma numpang curhat :p hehehe 


But anyway, What I am trying to say is that Live your life to the fullest! Harus selalu enjoy dengan segala sesuatu hal yang kita kerjakan, dan do it with your heart! Selama menggunakan hati pasti bakal terasa fun and all of the sudden, BAMMM!! Tau-tau semuanya udah lewat. So enjoy your day, do all of your stuff with your heart and don't forget to put a smile on your face :D Cheers!

Monday, March 26, 2012

March!

Halo! Hola!

Udah lama banget yaaaa rasanya saya nggak nulis. Entah mengapa akhir-akhir ini rasanya susah banget mau nulis, entah karena kalau mau nulis rasanya langsung teringat sama tugas-tugas yang mau apapun mata kuliahnya ya pasti nulis.

Hmmm sudah akhir Maret yaaa, ini tandanya sudah memasuki bulan ke-tujuh sejak saya pindah ke Kota Joga ini. Nggak kerasa yaaa, time really does fly! Dan sejak kepindahan saya ke Jogja ini, saya baru pulang 2 kali dan masing-masing hanya seminggu saja. Kurang banget sebenernya, apalagi belum puas keliling-keliling - walaupun ujung-ujungnya cuma keliling-keliling mall - dan saya juga belum puas ketemu teman-teman (biasanya ini sih yang bikin kangen Jakarta) dan lain-lain.
Januari kemaren, berhubung ada Latihan Penelitian di Watukumpul, Pemalang selama 2 minggu, ya saya hanya bisa pulang seminggu ke Jakarta.

Entah kenapa yaaa, setiap kali mau pulang ke Jakarta pasti maunya banyak. Mau jalan-jalan ke mall ini mall itu, terus pengen makan ini pengen makan itu dan pokoknya udah banyak yang saya rencanakan dan intinya semua adalah kegiatan di luar rumah. Tapi kenyataannya? Yang ada saya benar-benar di rumah terus, hanya pergi jalan-jalan sama teman-teman SMA 2 kali dan dari sekian banyak list makanan yang saya buat, yang terealisasikan hanyalah sushi tei. Memang apa yang terjadi seringkali tidak sesuai dengan rencana ya.....
Tapi justru saya senang, karena ya memang itulah tujuan saya ke Jakarta: pulang ke rumah! Meskipun ada embel-embel jalan-jalan, main, dan sebagainya, tapi pastinya saya akan lebih banyak menghabiskan waktu dirumah. Mulai dari bermalas-malasan di kamar kesayangan, marathon DVD yang sudah saya beli tapi belum juga ditonton, sampai nongkrongin HBO atau Starworld untuk nonton film atau acara apapun. Kalau bosan nonton, main piano!

hmmmmm bingung. Saya udah kelamaan nggak nulis sesuatu, padahal banyak yang ingin saya tulis. Bahkan cerita tentang pengalaman selama penelitian di Watukumpul-pun belum saya tulis. Yaaa, mudah-mudahan saya cepet-cepet rajin dan dapat ilham yaa, biar bisa berbagi pengalaman, cerita, dan paling nggak blog saya nggak basi-basi amat!

Tuesday, February 21, 2012

Now Playing: Mind Trick!

(Sekedar info untuk menjelaskan kenapa judul post ini demikian) 
Jadi saya sedang keranjingan album-nya Jamie Cullum yang sudah cukup lama, Catching Tales (2005) dan ada salah satu lagunya yang cukup catchy dan unforgettable ditelinga saya yaitu Mind Trick. Dan yaa, sudah menjadi kebiasaan saya kalau udah suka sama satu lagu pasti akan didengar berulang-ulang sampai akhirnya saya bosan sendiri. Makanya saya mengawali pagi dingin ini dengan memutar Mind Trick sampai telinga saya bosan sendiri :)




Oke jadi ini adalah minggu pertama saya memulai semester dua. Sebenarnya ada banyak sekali yang ingin saya tulis mulai dari pengalaman saya ikut Latihan Penelitian selama 2 minggu Januari lalu di Watukumpul, Pamalang, sampai pulang seminggu ke Jakarta. Ya mungkin dilain waktu akan saya niatkan lagi untuk menulis itu semua :D Yang pasti kembali ke semester dua.

Kalau di post sebelumnya saya pernah menulis tentang kegalauan di hari kamis masalah akademis, ini adalah kelanjutannya. Saya bersyukur ternyata hasil pembelajaran saya di semester 1 ternyata tidak seburuk yang saya bayangkan, walaupun sebenarnya saya berharap bisa lebih dari itu, tapi yaaaa mungkin ini adalah semacam pacuan buat saya untuk belajar lebih giat lagi di semester 2 ini.
Oh ya di semester 2 ini, saya sudah mulai memilih mata kuliah (berbeda dengan semester satu yang masih paketan) dan ya ternyata seru yaa berebut kelas dan galau mata kuliah. Bingung mau pilih apa, antara takut nggak bisa ngikutin kuliahnya dan lain lain. Tapi saya sudah mantap dengan pilihan mata kuliah di semester dua ini, mudah mudahan bisa berhasil :D Oh ya dan saya juga baru benar-benar merasa kuliah itu.....................serba sendiri ya! Maksudnya, yaa beda sama SMA yang selalu bersama sama disetiap pelajaran dan sebagainya. Waktu semester 1 masih terasa seperti SMA karena masih sekelas (apalagi di Antro satu angkatan hanya sekitar 50an orang), jadi ya selalu bersama di setiap mata kuliah. Tapi di semester dua ini kita sudah memilih, dan pilihan kita pasti berbeda satu dan yang lainnya.
Yang tadinya sama-sama terus seangkatan, ya sekarang jadi pisah pisah dengan mata kuliah pilihan dan jadwal masing-masing.
Dan galau akademis saya berubah (lebih tepatnya bertambah, karena galau akademis sepertinya akan selalu berlangsung sampai saya lulus nanti) menjadi galau kebersamaan (ya, agak ga jelas sih). Yaaa semoga bisa selalu bersama, mungkin bukan saat dikelas, tapi pada waktu diluar jam kuliah.

Oke berhubung lagu sudah selesai dan saya lapar, akan saya lanjutkan cerita cerita lainnya di post selanjutnya. Have a blessed day, folks!
 

Blog Template by YummyLolly.com